Date:2017/11/09Rate:481

Flora dan Fauna Taiwan

Di bumi yang kaya dan menakjubkan ini, teriring dengan adanya perbedaan ketinggian permukaan tanah, curah hujan, dan pantulan sinar matahari, maka beragam bentuk gurun pasir, lembah hijau, hutan hujan tropis mulai terbentuk. Dibandingkan dengan negara lain, Taiwan tidak besar, tetapi keanekaragaman flora dan fauna sangat tinggi, memiliki banyak jenis spesies. Pada 3-5 juta tahun lalu, pulau Taiwan muncul ke permukaan laut sebagai akibat benturan lempeng bumi yang keras. Di antara zaman es dan periode interglasial, Taiwan berulang kali terpisah dan menyatu dari daratan China. Saat iklim bumi mulai memanas secara tiba-tiba sekitar 10.000 tahun yang lalu, Taiwan pun secara geografis terpisah menjadi sebuah pulau dikarenakan munculnya Selat Taiwan. Gugusan pegunungan Zhongyang yang menjulang telah membentuk habitat yang cocok bagi berbagai jenis mahkluk hidup untuk tinggal dan berkembang biak, serta berevolusi menjadi beragam jenis flora dan fauna unik di pulau Taiwan. Hal tersebut merupakan karakteristik unik flora dan fauna Taiwan.

 

Pameran ini terbagi menjadi 3 bagian, dengan 7 area:

 

1. Teori Pengenalan Flora dan Fauna Taiwan

Terdapat tiga sub bagian di area ini, di antaranya meliputi keragaman hayati Taiwan, penyebaran flora dan fauna, serta rantai makanan, di mana hal-hal tersebut memberikan gambaran mengenai keistimewaan kondisi geografis Taiwan. Meski memiliki area yang tidak begitu luas, akan tetapi penyebaran spesies endemik dan sub spesies berada pada tingkat perbandingan yang tinggi, memiliki keragaman hayati yang tinggi pula. Di dalam lokasi pameran, sebuah video mengenai keragaman flora dan fauna unik Taiwan tak henti-hentinya diputar agar para pengunjung dapat memperoleh informasi yang utuh. Penyebaran dan keragaman fauna dipengaruhi oleh tingkat elevasi (ketinggian dari permukaan laut) yang berbeda, ekosistem yang terbentuk tidak dapat dipisahkan dengan mata rantai makanan yang terjadi di antara makhluk hidup tersebut. 

 

2. Ekosistem Laut Taiwan

Merupakan area kelautan, memperkenalkan biota laut di sekitar pulau Lanyu dan pulau Hijau (Green Island), termasuk terumbu karang diurnal (aktif di siang hari) dan nokturnal (aktif di malam hari) serta flora dan fauna di sekitarnya. Museum menggunakan model dan spesimen menciptakan lanskap ekosistem dalam memperkenalkan beragam jenis dan kehidupan biota laut. Dengan adanya sistem pencarian melalui komputer, pengunjung dapat melakukan pencarian mengenai pengetahuan mendasar tentang makhluk hidup laut yang dipamerkan. Area ini memiliki ruang proyektor kecil, memutar film tentang ekosistem laut pada waktu-waktu yang telah ditentukan, para pengunjung dapat bersantai, menyatukan tubuh, hati dan pikiran serta membayangkan dirinya berada di dalam lautan dan mengamati beragam makhluk hidup laut. 

 

3. Ekosistem Darat Taiwan

Memperkenalkan ekosistem rawa bakau dan dataran rendah. Area pamer ini terhubung dengan area 4 dan area 5 melalui sebuah sungai, menampilkan sebuah kisah yang berbeda. Terdapat ekosistem flora dan fauna di daerah rawa bakau dan dataran rendah Taiwan yang ditampilkan dengan cara menata lokasi layaknya lanskap ekosistem yang bersifat setengah terbuka bagi pengunjung, beberapa makhluk hidup dapat dilihat dengan lebih jelas dengan cara menekan tombol di papan petunjuk, karakteristik unik dari setiap binatang ditampilkan melalui spesimen hewan. Ekosistem setempat ditampilkan dalam skala kecil dengan luas area yang tidak begitu besar, memudahkan pengunjung merasakan sendiri bagaimana kondisi ekosistem yang sebenarnya di alam bebas.

 

4. Area Sungai 

Memperkenalkan kondisi lingkungan di sekitar sungai serta makhluk hidup yang berada di sekitarnya. Terdapat beragam makhluk hidup dengan peran mereka masing-masing di dalam ekosistem sungai yang ditampilkan dalam skala kecil, aliran sungai yang berada dibawah lantai tidak hanya menampilkan kondisi geografis arus air yang mengalir, akan tetapi juga menampilkan mengalirnya waktu yang beriringan dengan arus air tersebut. Pengunjung dapat berjalan dengan aman di atas permukaan air, dapat pula berjongkok dan melihat kodok jenis Bufo bankorensis dan beragam ikan air tawar di dalam sungai, serta sekaligus menguji kemampuan penglihatan mata kita sendiri. 

 

5. Area Ekosistem pada Elevasi Menengah Atas

Pameran ditampilkan dengan menggunakan cara yang sama dengan area 3, memperkenalkan penyebaran flora dan fauna di daerah pada tingkat elevasi menengah dan tinggi, pameran dititikberatkan pada makhluk hidup yang berada di dalam ekosistem hutan dan zona sub-alpin, perubahan ekosistem lingkungan pun dapat terlihat dengan jelas di area ini, berbagai jenis flora dan fauna berkembang ke dalam bentuk yang berbeda. Pengunjung dibawa masuk untuk melakukan perjalanan misteri ke kawasan pegunungan tinggi melalui tampilan situasi hutan dalam skala kecil dan mereka pun diajak untuk mengenal lebih dalam kehidupan makhluk hidup yang berada di lingkungan tersebut.   

 

6. Kehidupan Kupu-kupu

Menampilkan kupu-kupu jenis Papilio maraho (bahasa latin: Agehana maraho) dan pohon sassafras Taiwan (bahasa latin: Sassafras randaiense) sebagai tokoh utama, memperkenalkan setiap tahapan dari sejarah kehidupan kupu-kupu Papilio maraho, serta memutar film mengenai ekosistem kupu-kupu jenis lain agar pengunjung dapat memperoleh kesan yang lebih mendalam.

 

7. Area Pameran Khusus Danau Penuh Misteri

Memperkenalkan danau penuh misteri yang memiliki lingkungan ekosistem hutan danau primitif kuno yang berada di wilayah kabupaten Yilan, serta memperkenalkan kondisi tentang perputaran ekosistem flora dan fauna.

 

 

Informasi Pameran

Waktu pelaksanaan:2017/11/09

Lokasi pameran:National Taiwan Museum

Sifat:Pameran Permanen

Pameran Lainnya